Halaman

Selasa, 15 Januari 2013

Kalkun Panggang

Pada suatu hari ada seorang ibu yang miskin.  Ibu ini suka sakit-sakitan.  Kata tabib, ia dapat sembuh jika makan daging ayam kalkun.

Ibu ini memiliki tetangga yang sangat kaya raya.  Ia memiliki banyak ayam kalkun. Tapi ia sangat pelit, tidak mau memberi ke ibu tua itu barang seekor pun.
Pada suatu hari, orang kaya ini membuat kalkun panggang.  Ibu tua ini, ketika mencium aromanya, lalu ia makan nasi.  Tiba-tiba sehatlah ibu tua ini.
Orang kaya yang mengetahui hal itu menjadi marah!  Ia meminta bayaran dari ibu tua itu.
Perkara ini dibawanyalah ke seorang hakim.
Hakim yang bijaksana ini, menyuruh ibu tersebut menghitung uang pembayaran didepan orang kaya itu.
Cring!  Cring! Cring!  Bunyi uangnya.
Orang kaya itu percaya kalo ia akan dibayar.
Tetapi, setelah uang tersebut dihitung, uang tersebut dikembalikan ke ibu tua itu. Sambil berkata, “Ibu tua ini menjadi sehat setelah mencium aroma kalkun panggang, maka kamu juga hanya mendapatkan bunyi dari uang logam tersebut!”
Orang kaya itu pun menjadi malu, lalu kembali pulang ke rumahnya. Anonim

*Diceritakan kembali oleh: Yenny N.

Sabtu, 08 Desember 2012

Kuasa Doa Orang Percaya

Prolog
 Shinta dan Dewi adalah dua orang saudara kembar. 
Walaupun kembar, tetapi mereka memiliki karakter yang sangat berbeda.
Shinta adalah seorang yang betah tinggal di rumah.
Hobi memasak, menjahit dan mengerjakan segala macam urusan rumah tangga. 
Sedangkan Dewi adalah seorang petualang yang hobi menantang bahaya.
Senang travelling kemana pun seorang diri!
Sejak Dewi menjadi aktivis penyebaran Alkitab ke negara-negara yang tertutup
terhadap berita Injil.   Kedua orang ini jadi jarang sekali bertemu.
Hanya memberi salam lewat blackberry dan sosial media.
Suatu ketika, sudah seminggu Shinta kehilangan kabar dari Dewi.  
Keluarga mereka sudah kalang kabut mencari anak mereka. 
Pihak organisasi juga dilaporkan.    
Tapi belum didapati informasi yang jelas..

* * *(Di sisi Dewi)
 Di daerah Siberia Utara.  Yakni daerah yang selalu tertutup salju. 
Dimana matahari jarang sekali menampakkan sinar cahayanya.
Seorang gadis duduk meringkuk di sudut, dalam sebuah rumah kayu. 
“Bagaimana keadaan gadis itu?” 
Tanya seorang dokter kepada orang yang berpakaian tentara,
dengan bahasa setempat.“Ia belum mati!”
“Baiklah… kita uji, seberapa kuat dia menahan hawa dingin badai salju ini!”
Angin terus berhembus dari lubang-lubang kaca jendela yang pecah. 
Memasuki seluruh ruangan yang ada.  
Tubuh Dewi menggigil kedinginan.  Herannya, ia tidak menjadi sakit. 
Kulitnya tidak pecah dan hidungnya tidak mimisan karena suhu yang sangat dingin!
Di tengah-tengah penderitaan, Dewi berdoa minta tolong kepada Tuhan. 
Dan menjerit putus asa!

* * *(Di sisi Shinta)
 Shinta terbangun dari tidurnya.. 
Ia merasakan suatu dorongan yang kuat untuk berdoa bagi Dewi.
Shinta yang setiap hari mendoakan Dewi,
jadi lebih sungguh-sungguh lagi berdoa bagi saudarinya itu.  
Tak lama, Shinta menghubungi teman-teman persekutuan doanya. 
Lalu, setiap hari, mereka berdoa bersama. 
Kabar ini akhirnya meluas ke gereja tempat mereka beribadah.
Setiap minggu, semua pendeta dan jemaat mendoakan Dewi.

* * *(Di sisi Dewi)
 Entah mengapa.. malam ini hati Dewi terasa hangat. 
Seperti ada suatu aliran rasa hangat yang mengalir dari hati Dewi ke seluruh tubuhnya,
terus-menerus.  Tubuh Dewi yang sudah hampir membeku pun,
menjadi segar kembali.Keesokkan paginya, dokter memeriksa tubuh Dewi. 
Berharap kali ini Dewi sudah mati membeku. 
Ketika ia memeriksakan badannya.. ia tercengang! 
Segera ia menegur tentara yang menjaganya. 
“Bagaimana mungkin??  Suhu tubuhnya normal seperti kita???” 
Lalu pergi dengan tergesa-gesa.
Dewi akhirnya dilepaskan dari penjara lalu, ia berlari sejauh mungkin.

* * *Epilog
 Malam natal tiba.. pintu rumah diketuk oleh seseorang.Ibu membuka pintu. 
Seketika itu juga.. “DEWI!!!”  pekik ibu. 
Shinta dan ayah segera berlari berhamburan memeluk Dewi. 
Mereka bertangis-tangisan, menyambut saudarinya yang baru pulang itu.  
Mereka segera menyiapkan segala keperluan Dewi di rumah.
Keesokkan harinya mereka pergi ke gereja.
Di gereja, keluarga mereka disambut dengan penuh haru dan sukacita oleh seluruh jemaat.
Dewi bersaksi di altar mengenai pengalamannya itu. 
Bagaimana Tuhan menolong dan melepaskan dia. 
Semua umat pun meneteskan air mata. 
Memuliakan Tuhan atas pengabulan doa dan pertolongan-Nya yang sangat ajaib.  End

Ide cerita: Dari kesaksian2 di buletin organisasi Open Doors

Rabu, 05 Desember 2012

Kado Natal



Natal t’lah tiba, sekita ber-flashback, dulu waktu usia saya masih sekitar 6 hingga delapan tahun, anak-anak kecil di Ong’s Family (termasuk saya) suka mengajukan permintaan kepada Oom Santa. Walau tidak dimohonkan lewat surat, hanya lewat doa, sepertinya Oom Santa sudah tau.
Jadi, tiap tanggal 4 Desember sore, kami suka membersihkan sepatu (hingga mengkilap), dikasih daun-daunan pohon palem, lalu ditaruh di kolong lemari.
Keesokkan harinya.. voila!  Berbagai macam hadiah sudah ada disisi sepatu kami, lengkap dengan notes/kartu natal berisi pesan-pesan Oom Santa dan sapu lidi kecil (yang diikat dengan pita hijau) bagi anak yang sepanjang tahun itu berkelakuan nakal. 
Saya sering banget tuh dapat sapu lidi.. hihihi..
Mengenai kadonya sendiri.. berisi aneka permen dan coklat dari luar negeri.  Belakangan saya baru tahu kalo makanan tersebut dibeli di Women International Club (WIC) yang tiap tahun suka diadakan di Jakarta Convention Center (JCC)
Yang paling berkesan adalah, ketika saya meminta baju yang mirip dengan tokoh (semacam telenovela) Escrava Isaura.  Fim yang mengetengahkan seorang budak yang cantik!  (setipe dengan film “Little Missy”)
Ketika saya ajukan permohonan itu ke Bunda.. Pas Tanggal 5 Desember, hadiah natal saya berupa pakaian glamor seperti Escrava Isaura.^^
Sayang tradisi ini sudah tidak ada lagi di keluarga kami, menjelang kami dewasa.
Pabila ada, tentu anak-anak generasi seterusnya bisa memiliki kenangan manis seperti kami.  Anak-anak yang sudah berubah menjadi orang tua/orang dewasa. Yenny N.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Puasa Pertamaku

Bulan Ramadhan sudah tiba, Ini pertama kalinya Ari mengikuti ibadah puasa.  Saat ini Ari sudah kelas  tiga SD.
“Ari, ayo kita makan sahur dulu!”  Kata ibu.
“Baik, bu!”
Ari segera makan nasi bersama opor ayam kesukaannya.
Selesai sahur, Ari bersiap-siap pergi sekolah.  Ari bersekolah di sebuah sekolah swasta dekat kompleks rumahnya.  Karena bersekolah di sekolah swasta, banyak teman-teman Ari yang beragama lain.  Mereka tidak puasa.
Saat bel tanda istirahat tiba, banyak teman-teman Ari yang minum es – berhubung cuacanya juga panas – dan makan bekal yang mereka bawa.  Ari hanya dapat menelan air ludah.  Oya, karena Ari teringat; tidak boleh minum, ia segera melepeh ludahnya.
Ari segera masuk ke dalam ruang perpustakaan.  Disana ujian tidak berhenti datang.  Pada saat Ari membaca komik, Anto si tukang bully datang. Ia merampas buku yang dipegang Ari.  Ari ingin marah!  Tapi dia istighfar; lalu pergi ke sisi lain.  Lalu membaca novel ‘kecil-kecil punya karya’ karangan Adam.
Bel berbunyi.  Tanda jam pelajaran segera dimulai kembali.  Perut Ari mulai berbunyi, “Kriuk!  Kriuk!”  Tapi Ari tetap menahan lapar dan dahaga.  Ia tidak mau puasa pertamanya gagal.
Ari berusaha konsentrasi atas pelajaran yang diberikan oleh ibu guru.
Sepulang sekolah, jam tiga sore, Ari naik sepeda.  Di tengah jalan, ia hampir terserempet motor.  “Pakai mata, Tong!”  maki pengendara motor tersebut.  Ari hanya terdiam.  Dia merasa sangat kelaparan.
Sesampainya di rumah, Ari mencium bau harum di rumahnya.  Rupanya ibunya Ari sedang membuat kolak pisang.  Air liur Ari menetes.  Tapi ia kembali istighfar dengan menahan nafsu.
Ia segera mandi sore dan ngabuburit di dalam kamar dengan mengulang kembali pelajaran di sekolah.
Saat bedug maghrib tiba, Ari membatalkan puasanya dengan minum air putih dan makan kolak pisang yang disediakan Ibu.  
Sembari makan, Ari bertanya kepada Ibu, "Bu, kenapa sih; kalo puasa kita pasti banyak godaannya?  Tadi siang Ari diisengin sama Anto.  Dan sehabis pulang sekolah, hampir ketabrak motor!"
"Astaga, Nak!  Tapi kamu ga kenapa-napa 'kan?"
"Enggak sih, Bu!"
"Godaan atau tantangan itu untuk menguatkan iman kita..  Allah tahu sebesar apa iman kamu, makanya Dia memberikan kamu cobaan.  Untuk menguji kamu!  Tapi setidaknya, tiap cobaan-cobaan itu tidak akan melebihi kekuatan kita."
"Berarti Ari lulus dong, Bu?"
"Iya doong~!  Anak siapa dulu nih?"
"Anak Bapak!" kata Bapaknya menimpali.
Mereka pun tertawa bersama.
Selesai makan, Ari melakukan Sholat maghrib bersama kedua orang tuanya; memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa di hari-hari selanjutnya. Yenny N

Kamis, 19 Juli 2012

VoxyOnline: Tempat Baju Grosir Murah


Desta browsing-browsing internet.  Ia ingin sekali memiliki online shop sebagai bisnis sampingannya.  Tapi belum menemukan supplier yang menjual baju fashion dengan harga murah.
Kebetulan dia punya teman Facebook yang biasanya bisa menjawab semua pertanyaan dia.  Seperti ensiklopedia berjalan.  Namanya Akian,  Dia memanggilnya sebagai ko Akian.  Karena usia Akian terpaut lima tahun lebih tua dari usianya.
Setelah ‘berselancar’ lebih kurang satu setengah jam, tiba-tiba icon Akian menyala.  Desta tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Ko Akian.. Lagi sibuk ga?”
“Nggak!  Ada apa, Des?”
“Aku mau buka usaha online.  Bisa tolongin aku ga, cari suppliernya?”
“Ooh.. kalo itu gampang, Des!  Hubungi aja voxyonline dot kom.”  “Disana banyak baju-baju murah!”
“Aku coba browsing ya, ko..”
“Silakan!”
Beberapa menit kemudian..
“Waah.. bajunya bagus-bagus juga ya, ko.. cukup fashionable!”
“Emang fashionable kali?”
“Eh.. iya, ko..”
"Baju voxyonline memang ditujukan untuk mahasiswi atau wanita karier yang mengedepankan  fashion."
“Btw, cara belinya gimana, ko?”
“Ooh.. kamu harus belinya per seri/per model.  Satu model atau seri (isi enam) ada yang enam warna, ada yang tiga warna dan ada yang satu warna."
“Ini beneran langsung import dari China/dari pabrik, ko?”
“Ya, iyalah!  Baju-baju tersebut diperoleh langsung dari pabrik atau impor dari China, sebagai tangan pertama (tanpa perantara) sehingga harganya menjadi jauh lebih murah dari harga pasaran!"
“Bahan pakaiannya terbuat dari apa, ko?”
“Jenis bahan pakaian yang digunakan adalah woven, knit, cotton,aramid, Acrylic, CDP, Polyster,nylon, spandex, dll  Sehingga nyaman dipakai dan tidak menimbulkan alergi di kulit.”
“Kalo saya mau dagang di facebook dan di kaskus, kira-kira saya promosinya bagaimana ya, ko?   Maklum!  Masih awam sih!”
“Keuntungan membeli baju lewat online adalah sebagai berikut:
Tidak perlu datang ke pertokoannya.  Jadi ;
  • Hemat waktu; tidak perlu menyediakan satu hari untuk pergi ke pertokoan dan melihat-lihat semua barang dagangan/barang display.
  • Hemat biaya; tidak memerlukan ongkos kendaraan/bensin untuk pergi ke mal/pertokoan.
  • Hemat tenaga; Anda tidak perlu membawa-bawa tas belanjaan, karena barang yang dipesan akan langsung diantar ke rumah.”
  •  Ukuran badan dapat disesuaikan dengan contoh.”
“Oke!  Makasih banyak ya, ko Akian!”
“Intinya, Kalau Desta membeli dalam jumlah banyak, di voxyonline, Desta akan mendapat potongan harga yang lebih murah lagi.  Sehingga jika ingin menjual kembali, Desta dapat memperoleh keuntungan yang cukup tinggi!”
“Oke!  Makasih, koooo!”  “Btw, penjualnya itu siapa sih ko??” Tanya Desta, penasaran.
“Penjualnya adalah istri saya! Hahahaha…”
“Pantesss!” guman Desta, dalam hati.

Tamat

Sabtu, 09 Juni 2012

Sekedar info (1)


"Buku antologi pada umumnya berisi PENGALAMAN PRIBADI. Karena itu, tentu kita ditantang untuk menceritakan pengalaman pribadi kita. Artinya, sampaikan lewat CERITA." Jonru
* * *
"Tema dan jalan cerita bukanlah yang terpenting. Yang paling utama dari cerita pendek adalah cara bertutur yang memikat."

(petikan cerpenis Danarto, pada kata pengantarnya dalam buku Kumpulan Cerpen terbaru Hanna Fransisca, Sulaiman Pergi ke Tanjung Cina, Mei 2012)
* * *
Bagaimana cara kita menentukan apa bakat yg kita punya?
Follow your passion! Apa yang paling kamu sukai, minati itu DITEKUNI! Lama-kelamaan akan berbuah hasil! Contohnya pak Jonru, yang sedari kecil suka menulis cerpen. Pas bekerja kantoran menulis tentang IT, lalu setelah resign menulis Blog! Lama-kelamaan beliau jadi expert! Jadi motivator penulis. Nama besar, popularitas serta uang, akhirnya mengikuti.
passion ga hanya terbatas pada penulis saja.. bisa komikus, disainer (kalo hobi nge-disain/ngegambar model2 baju), koki (kalo hobi masak), dll. Tinggal kamu pilih sendiri.. sukanya apa. Yenny N.

Bedah Buku: Novel "Dunia Trisa"

Berikut adalah hasil wawancara saya dengan mbak Eva Sri Rahayu, penulis novel, "Dunia Trisa." 

Bedah Buku Stiletto Book (Jumat, 8 Juni 2012)

Grup A Cup Of Tea @ Facebook



Kata Pengantar


Kalau Jumat minggu lalu kita ngobrol tentang "Naskah fiksi seperti apa yang dicari oleh Stiletto Book?" Nah, sekarang di program "Bedah Buku Stiletto Book" kita akan diskusi novel fiksi yang sudah terbit di Stiletto Book. Bahan diskusi kita siang ini, yaitu:

  • Judul Buku  : Dunia Trisa
  • Penulis       : Eva Sri Rahayu 
  • Tebal         : 296 halaman 
Ditemenin sama penulisnya langsung, temen-temen boleh tanya apa saja yang berhubungan dengan novel tersebut. Bisa ngasih kritik, testimoni, atau mungkin bisa tanya proses kreatifnya penulis, ide penulisan, bebas apa saja.

Nah buat yang belum baca novelnya, silakan bisa baca sinopsis dan juga resensi novel Dunia Trisa dari Majalah Chic di bawah ini.

Sinopsis:
Trisa, seorang wanita enerjik berumur 25 tahun, sangat terobsesi menjadi akrtis terkenal. Sayangnya, dunia entertainment yang penuh persaingan, seperti tidak memberinya kesempatan. Hal itu hampir membuatnya frustrasi.
Status DO dari tempat kuliahnya sudah disandang sejak dia sibuk casting dimana-mana. Hubungan rumitnya dengan tiga laki-laki semakin membuat hidupnya kalang kabut. Bian, seorang vokalis band terkenal yang menganggap Trisa sebagai cewek gampangan. Desta, sahabat setia sekaligus orang yang mencintainya dengan tulus, didepaknya hanya karena Desta bukan selebriti. Dan terakhir, Adam, manajernya sendiri. Hampir saja Trisa memilih Adam, seandainya saja dia bukan pria yang dicintai Errie, seorang sutradara yang akhirnya bisa mengangkat karirnya. Di tengah masalah yang menimpanya, dia juga harus kehilangan sahabat terbaiknya.
Mampukah Trisa bertahan? Apakah Trisa bisa meraih semua mimpinya? Dan, siapakah sebenarnya pria yang mampu merebut hatinya?

Novel "Dunia Trisa" menjadi EDITOR’s CHOICE di rubrik MOST WANTED BOOK, Majalah CHIC No. 106 Edisi 11 – 25 Januari 2012.

Resensi di Majalah CHIC:

Janganlah pernah berhenti bermimpi, dan raihlah mimpi itu dengan segala usaha. Trisa bercita-cita jadi aktris terkenal. Bukan hanya di Indonesia, juga dunia. Tapi jalan menuju impiannya terhalang berbagai peristiwa mengecewakan. Ia hanya dapat peran kecil. Kuliahnya berantakan. Dijebak pula oleh lelaki yang menganggapnya perempuan gampangan.

Ia dicap pemabuk dan perebut suami orang. Hubungannya dengan berbagai pria juga kacau. Tapi ia tak pernah putus asa. Selalu bangkit kembali, bahkan rela mulai dari nol lagi. Tapi sekuat apapun, daya tahan Trisa sebagai manusia ada batasnya. Ide cerita biasa yang dikemas dalam tulisan yang sangat menghibur. Cocok untuk bacaan saat liburan.


Yuk dimulai...

Stiletto Book: Nah silakan temen-temen bisa baca dokumen ini untuk bahan diskusi. Admin Stiletto Book selama acara ini adalah Tikah Kumala. Yuk dimulai saja. cc: Eva Sri Rahayu dan Herlina P Dewi

Yenny Natadipraja: idenya dapet darimana, mbak? Terus, lama pembuatan novelnya berapa lama?

Eva Sri Rahayu: Mau cerita sedikit tentang proses pembuatan novel "Dunia Trisa" ini. 5 tahun lalu, saya bikin draft-nya. Tentang dunia entertaint. Kenapa? karena saya suka dengan dunia hiburan, suka dengan dunia panggung, akting, dan proses di balik layarnya.

Eva Sri Rahayu: ‎ pembuatan totalnya sih hanya 3 bulan. Tapi penundaannya sampai 4 tahun. Waktu itu selain banyak kesibukan di teater, saya kurang bahan untuk penulisannya

Yenny Natadipraja: Gimana cara membagi waktu antara pekerjaan kantor, kegiatan sehari2 dan pembuatan novelnya, mbak?

Eva Sri Rahayu: ‎waktu nulis Trisa, Eva udah gak kerja, tapi jadi ibu rumah tangga full. Nulis selalu malam hari, setelah anak tidur. Kesulitan terbesar itu bukan writers block, waktu itu kesulitannya adalah memulai menulis kembali. Karena sudah 4 tahun di pendem. Waktu memulai nulis lagi canggung menyambungkan "Rasa" novel ini.

Elin Sylvania Ginting: Kak Eva salam kenal, kak . Boleh nanya? Dapat ide untuk buat novel kayak gitu gimana? Trus pernah gak ngalamin Writing Block's?

Yenny Natadipraja: Iya, mbak.. kalo lagi writers block, terus ngapain?

Eva Sri Rahayu: pernah mengalami writer block sebentar sih, tapi saya mengatasinya dengan cara mendengarkan musik, dan menatap kalender "Deadline" yang saya buat sendiri. Karena waktu itu pihak Stiletto Book tidak memberi waktu deadline penyerahan naskah sewaktu lolos seleksi pertama. Mbak Herlina P Dewi juga memberi semangat terus.

Yenny Natadipraja: bisa nulis novel, pake kursus dulu ato karena sering baca novel2 yang lain, mbak Eva? (*Soalnya bikin konflik ceritanya lebih complicated daripada nulis cerpen)

Eva Sri Rahayu:saya nulis novel gak pake kursus. Dari kecil memang pengen jadi penulis, dan suka baca. Anehnya, saya suka banget bikin cerita panjang dan konflik bertumpuk-tumpuk. Justru kesulitan bikin cerpen yang lebih padat. Keasyikan menulis novel itu, kita bisa menuliskan hal-hal kecil yang detil.

Yenny Natadipraja: oooh... Ic Ic.. (i see.. isee)

Yenny Natadipraja:  judul novel pertamanya apa, mbak?

Fanny Yanuarika Saputri: I'm not an underdog, Mba Yenny Natadipraja ...

Fanny Yanuarika Saputri: itu judul novel Mba Eva Sri Rahayu yang pertama, Mba Yenny Natadipraja

Yenny Natadipraja:  Kedepannya mbak Eva nulis novel apa? Apa skrg juga sedang membuat novel baru?

Fanny Yanuarika Saputri: idem sama Mba Yenny Natadipraja, lagi bikin novel baru kah, Mba Eva Sri Rahayu?

Eva Sri Rahayu:  ‎saat ini saya sedang membuat novel genre teenlit. Tapi ceritanya dark gitu. Masalah yang diangkat itu psikologis. Teenlit romance thriller. Semoga cepat rampung ya. Pengennya diterbitin Stiletto Book lagi. Amin

Arni Susanti: mbak yenni, pertanyaannya lucu. bikin ngakak.com

Yenny Natadipraja:  ‎Maklum.. Baru kali ini jadi wartawan facebook! (dari tadi nanya2 terus! ;p)

Yenny Natadipraja:  ada ritual rutinnya ga pas nulis? Misalnya; dengerin lagu, atau sambil ngemil..

Eva Sri Rahayu: ritual saya kalau sedang menulis adalah mendengar playlist lagu yang sesuai dengan suasana yang ingin di bangun di dalam novelnya.

Yenny Natadipraja:  oohh.. kalo saya musti dengerin lagu AYUMI HAMASAKI dulu..tiap kali sedang menulis

Eva Sri Rahayu:  Terimakasih untuk semua yang sudah ikutan diskusi di sini. Untuk yang sudah baca "Dunia Trisa" minta testimoninya ya ^^ *tetep*

Yenny Natadipraja:  Terima kasih juga buat mbak Eva Sri Rahayu & Stiletto Book. Karena saya jadi tau garis besar cerita novel dunia Trisa. Dan juga cakrawala saya jadi terbuka tentang proses kreatif & suka dukanya seorang penulis novel.

End